Pages

Total Tayangan Halaman

Senin, 19 November 2012

Pengaruh Kebudayaan Terhadap Grafik

Sekarang saya akan membahas tentang pengaruh kebudayaan terhadap grafik. seperti biasa sebeum membahasnya, saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu kebudayaan, dan apa itu grafik.
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

Grafik adalah karangan visual yang memberi katerangan atau mesej dalam komunikasi.

Ciri-ciri penting penyediaan grafik:

Objektif:

- perancangan teliti
- kemudahan alat atau bahan
- saiz bahan atau alat yang digunakan
- rekabentuk visual
- susuatur
- penghurufan
Elemen-elemen grafik:

- garisan - penekanan
- bentuk - kasan khas dan minat
- ruang - kesan yang baik dan tidak terlalu padat
- tetalan - sebagai warna dan hiasan
- warna - membayangkan perasaan, daya tarikan,
simbolik dan menyampaikan perasaan
Prinsip-prinsip grafik:

- penyatuan
- bentuk mudah
- penekanan
- imbangan
Peralatan:
- komputer
- pensil - graphite atau lead
- pen - teknikal, isograf
- dakwat - India atau China
- marker, pembaris
- papan lukisan, set Bofa
- kertas, pisau, pemandam, gam
- penghurufan - mekanikal atau teknik


nah kalau sudah membaca penjelasan diatas, saya akan mencoba mengungkapkan pendapat saya tentang perkembangan kebudayaan terhadap grafik.
jadi, menurut saya teknologi yang mempengaruhi budaya karena zaman semakin berkembang maka teknologi juga semakin berkembang. contohnya adalah alat menggambar. dulu mungkin alat menggambar hanya cat air dan juga kanvas, tetapi sekarang sudah bisa menggambar menggunakan corel draw.
sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
http://grafikdesignarts.blogspot.com/2009/08/definisi-grafik.html

Perkembangan Simulasi dan Teknologi Dibidang Manufaktur

kali ini saya akan membahas tentang perkembangan teknologi dibidang manufaktur. sebelum kita mulai, kita harus mengerti dulu apa sih manufatur itu sendiri??

Manufaktur adalah suatu cabang industri yang mengaplikasikan mesin, peralatan dan tenaga kerja dan suatu medium proses untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi untuk dijual.

Istilah ini bisa digunakan untuk aktivitas manusia, dari kerajinan tangan sampai ke produksi dengan teknologi tinggi, namun demikian istilah ini lebih sering digunakan untuk dunia industri, dimana bahan baku diubah menjadi barang jadi dalam skala yang besar.

Manufaktur ada dalam segala bidang sistim ekonomi. Dalam ekonomi pasar bebas, manufakturing biasanya selalu berarti produksi secara masal untuk dijual ke pelanggan untuk mendapatkan keuntungan.

Beberapa industri seperti semikonduktor dan baja lebih sering menggunakan istilah fabrikasi dibandingkan manufaktur.

Sektor manufaktur sangat erat terkait dengan rekayasa atau teknik.

Jika sebagian orang bersikukuh bahwa produk-produk jaman dahulu lebih kuat daripada sekarang memang tidak salah. Sebagian besar produk-produk generasi awal memang over-design. Didesain dengan kekuatan yang berlebihan.

Kenapa demikian? Ini dikarenakan teknologi manufaktur dahulu belum sebanyak dan semaju sekarang. Sebagai contoh mekanisme pemutar kaset dari tahun 70-an semuanya menggunakan pelat besi. Tetapi kini hampir semuanya terbuat dari plastik.

Ini disebabkan pada tahun 70-an teknologi injection molding untuk memproses plastik belum semaju sekarang sehingga engineer atau desainer jaman dahulu tidak mempunya pilihan lain kecuali membuatnya dari pelat besi. Selain itu karena serba manual dan mekanis maka komponen-komponennya pun berukuran besar, tebal dan kaku. Sudah besar, tebal, kaku, dari logam pula. Tidak heran meski terjatuh dari meja produk tersebut masih bisa berfungsi dengan baik.

Karena diproduksi serba kuat maka ia membutuhkan bahan yang lebih banyak dan kuat sehingga harganya pun mahal. Tidak heran jika produk-produk jaman dahulu meski berteknologi sederhana tetapi harganya mahal. Hal ini salah satunya disebabkan oleh biaya bahan dan biaya produksi yang cukup tinggi. Karenanya pada jaman itu sedikit sekali orang yang mempunyai radio apalagi televisi.

Adanya tuntutan konsumen untuk mebuat barang-barang lebih murah, teknologi elektronik yang semakin maju dan akhirnya beranjak ke digitalisasi, lalu didukung dengan alat-alat permesinan dan teknologi manufaktur yang semakin canggih akhirnya mendorong produk-produk elektronik menjadi semakin kecil dan padat.

Ukurannya yang semakin kecil membuatnya semakin sulit dibuat dari logam akan tetapi pada saat yang bersamaan plastik menawarkan solusinya. Apalagi ketika digitalisasi menggantikan teknologi analog maka sedikit demi sedikit komponen mekanik menghilang dari produk-produk elektronik.

Bahkan tombol fisik yang dulunya merupakan peralatan mekanik yang seolah-olah tidak akan tergantikan meski sudah memasuki era digital kini digantikan oleh tombol sentuh.Kini beberapa fungsi mekanik yang tersisa pada alat-alat elektronik hanyalah pengait-pengait untuk mengunci kompartemen baterai ,mekanisme pengunci pada slot kartu memori dan sekrup-sekrup untuk merakit komponen dengan kuat.

Plastik yang lebih murah, lebih ringan, mudah dibentuk dan mudah didaur ulang pun akhirnya menggantikan logam sebagai bahan utama produk-produk elektronik. Sebagai perbandingan kemampuan daur ulang ini tampak pada ilustrasi berikut.
Misalnya terjadi kesalahan produksi pada komponen dari logam maka agar logam tersebut bisa dipakai lagi untuk memproduksi komponen yang sama ia harus dilebur dulu, dirol lagi sampai mencapai ukuran yang disyaratkan, baru dimesin lagi. Sebelum dilebur itu ia harus melewati pengumpul besi-besi tua sehingga terkumpul dalam jumlah besar baru dikirim ke peleburan besi.

Jika hal tersebut terjadi pada plastik maka tidak memerlukan alur sepanjang itu agar bisa digunakan lagi. Produk yang rusak, cacat atau salah bisa langsung dicincang menjadi serpihan atau pellet dan bisa langsung dicetak lagi.

Meskipun plastik tidak sekuat logam akan tetapi ia memiliki kekuatan lain yang disukai banyak orang, yakni mudah dibentuk, ringan dan sebagian lebih murah dibanding logam.


sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Manufaktur
http://irawanah.wordpress.com/tag/perkembangan-teknologi-manufaktur/

Visual Teknologi Menggunakan Media Online

Sekarang saya akan membahas tentang visual teknologi.


sebelum membahas tentang visual teknologi, kita harus tahu dulu apa sih visual? apa sih teknologi? nah berikut adalah pengertiannya:

visual: sesuatu yang bisa dilihat atau digambarkan. Saya rasa tidak hanya objek saja yang dapat kita gambarkan melainkan masih banyak hal yang dapat kita visualkaan seperti berkomunikasi, pemecahan masalah, dan lain-lain.

teknologi: keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.

jadi dari pernyataan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa:

Visual Teknologi adalah teknologi yang berbasis komputer dan teknologi terpadu. visual teknologi merupakan cara penyampaian bahan-bahan dengan menggunakan mesin-mesin mekanis atau elektronik untuk menyampaikan pesan-pesan visual.

Visual teknologi ini sering dipakai untuk bidang pendidikan, banyak perguruan tinggi ataupun sekolah-sekolah menggunakan visual teknologi agar orang yang sedang belajar dapat mengerti lebih cepat dari pada hanya mendengarkan tanpa melihat.

Sejalan dengan perkembangan zaman, visual teknologi ini pun berkembang secara online. Kita bisa menggunakan dimana pun dan kapanpun. contoh visual teknologi menggunakan media online yaitu pada surat kabar online, salah satu contohnya adalah detik.com. Pada Website tersebut kita bisa mendapatkan banyak informasi, baik politik, life style, tips hidup sehat, dan lain lain.
dan dalam penggunaan visual teknologi ini juga terdapat kelebihan serta kekurangannya. apa saja??

Kelebihan:
- Biaya yang dikeluarkan rendah
- Dapat diakses dimana saja
- Dapat tersebar keseluruh dunia
- Fitur yang dapat digunakan lebih banyak


Kekurangan:
- Harus terhubung dengan internet
- Harus paham dan mengerti cara penggunaan internet 


sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi
http://carapedia.com/pengertian_definisi_visual_info2164.html

Jumat, 19 Oktober 2012

Apakah Simulasi Itu Penting?

Seperti judul artikel diatas "Apakah Simulasi Itu Penting?". jika ditanya apakah simulasi itu penting, saya bilang PENTING.

kenapa? karena setiap ketika seseorang atau suatu industri akan membuat suatu penemuan atau produk, maka diharuskan membuat simulasinya terlebih dahulu. supaya dapat diketahui cara kerja dan untuk apa alat itu dibuat. dan juga untuk meminimalisasi kegagalan yang akan terjadi pada saat alat itu digunakan.
seperti contohnya pesawat terbang, jika tidak dilakukan simulasi penerbangan, maka pada saat terjadi gangguan teknis tidak akan bisa diperbaiki lagi, dan menimbulkan kecelakaan. jika dilakukan simulasi dahulu, mungkin gangguan teknis itu bisa diperbaiki dan semua kekurangan pada sistem operasi pesawat bisa dihilangkan, dan pesawat juga bisa disempurnakan pengoperasiaanya.

Jadi kira - kira seperti itulah gambaran yang bisa saya berikan, mudah-mudahan bermanfaat.

Rabu, 17 Oktober 2012

CONTOH KASUS FAILING SIMULATION (KEGAGALAN SIMULASI)

Dalam membuat simulasi terkadang terjadi kegagalan. Ada simulasi yang justru membahayakan manusia. Kali ini, saya akan mengambil contoh kegagalan dalam simulasi peluncuran roket Rusia. Banyak faktor yang memungkinkan terjadinya kegagalan seperti kesalahan manusia, kesalahan teknis, dan sebagainya.

Penyebab kegagalan roket Rusia, Proton-M, mencapai orbit dua satelit yang dibawanya sempat misterius. Setelah investigasi mendalam, Kepala Roscosmos, Vladimir Popovkin, secara resmi menyatakan bahwa roket tersebut tak bisa mencapai orbit karena malfungsi booster Briz-M.

Sama seperti pemberitaan selama ini, Popovkin menyatakan bahwa kesalahan terdapat pada pipa bahan bakar peluncur itu. Butuh 10 hari bagi komisi khusus untuk mencari penyebab kegagalan ini, seperti diberitakan kantor berita Rusia, RIA Novosti, baru-baru ini.

Seorang sumber di komisi tersebut mengatakan tekanan di bagian atas Briz-M merosot tajam setelah pembakaran mesin kedua. Akibatnya, roket Proton-M lepas kontrol.

Roket Rusia tersebut diluncurkan beberapa waktu lalu dari Baikonur di Kazakhstan untuk membawa dua satelit, yakni Telkom-3 dan Express MD2. Tapi booster dan dua satelit gagal mencapai orbit yang dituju.

Akibat kegagalan itu, Roscosmos membekukan semua peluncuran Proton-M sampai diketahui penyebab kegagalan. Satelit Telkom yang gagal mengorbit tersebut sedianya akan mendukung jasa telekomunikasi dan penyiaran televisi di Indonesia.

Seperti yg telah tertulis pada berita diatas, peluncuran roket Rusia Proton-M gagal meluncur karena malfungsi booster Briz-M dan juga terdapat kesalahan pada pipa bahan bakar peluncur. Kejadian tersebut bisa juga terjadi karena kesalahan padasaat simulasi. Pada saat simulasi mungkin ada yg kurang diperhitungkan, contohnya adalah kesalahan perhitungan pada pipa bahan bakar peluncur yg menyebabkan kegagalan.


Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/345244-ini-penyebab-roket-rusia-gagal-bawa-telkom-3